Jumat, 20 Juli 2012

Solusi untuk Mencerahkan Bibir yang Menghitam


Untuk mengatasi bibir hitam, beberapa hal berikut bisa dicoba:


1. Exfoliate: lakukanlah pengelupasan setiap hari untuk mengangkat sel kulit mati di bibir yang menyebabkan kekeringan pada bibir dan membuat bibir terlihat lebih kusam. Cukup gosokkan sikat gigi ke bibir secara perlahan setelah menyikat gigi pada malam hari untuk melakukan eksfoliasi reguler. Atau, campuran olive oil dan sugar pasir bisa dijadikan alternatif untuk melakukan eksfoliasi bibir. Cukup gosokkan perlahan campuran tersebut dengan menggunakan lap tangan dengan gerakkan memutar dan basuh setelahny. Gunakan dua kali seminggu.



2. Protect: karena salah satu penyebab bibir hitam adalah paparan sinar matahari, jangan lupa untuk menggunakan lip balm yang mengundang SPF.



3. Moisturize: penting untuk selalu menjaga kelembaban bibir supaya bibir tidak pecah-pecah dan menjadi kering lalu kemudian menghitam. Gunakan pelembab bibir apapun yang nyaman untuk bibir Anda. Sebelum mengaplikasikan lipstik, jangan lupa untuk selalu mengaplikasikan pelembab bibir. Madu juga dapat menjaga kelembaban  bibir kita dan juga membuatnya lembut. Gunakanlah di malam hari, karena madu terasa agak lengket di bibir apabila digunakan pada siang hari.



4. Treat: untuk membantu menyamarkan hitam di bibir, coba campurkan air jeruk nipis, madu, dan gliserin dan gunakanlah secara rutin setiap hari selama beberapa minggu. Alternatif lain adalah menggunakan air perasan lemon yang diketahui juga memiliki kemampuan untuk menyamarkan noda di kulit. Untuk membuat lemon juice paste, campur air perasan lemon, tepung, yoghurt dan madu (masing-masing dengan takaran yang sama) dan gunakanlah sebagai masker di bibir Anda selama 30 menit dan kemudian bilas bersih. 



Selamat mencoba dan semoga berhasil membuat bibir tidak hitam lagi.


by. Fashionese Daily | Yahoo! SHE 

Tips Perawatan Rambut untuk Wanita Berjilbab


Walau rambut tertutup jilbab, bukan berarti perawatannya dilupakan. Berikut ini beberapa tips perawatan untuk Anda yang mengenakan jilbab agar rambut dan kulit kepala tetap sehat. 


Perawatan untuk rambut yang kerap menggunakan penutup kepala tentu berbeda dengan yang tidak. Beberapa masalah yang kerap dikeluhkan adalah rambut berketombe dan rontok. Tentu semua masalah tersebut bisa dicegah dengan perawatan yang tepat. 



KENALI KONDISI RAMBUT



Rambut yang lembap dan berminyak menjadi tempat favorit jamur penyebab ketombe. Untuk itu, selalu kenakan jilbab dalam keadaan rambut kering. Bagi yang hobi menggunakan conditioner, sebaiknya gunakan hanya di daerah ujung rambut. Menggunakan conditioner dari akar rambut akan membuat rambut semakin lembap dan mengundang ketombe. 



Masalah umum rambut kering adalah kerontokan. Rambut yang kering, ketika bergesekan dengan kain jilbab akan rontok. Solusinya, rawat rambut Anda dengan perawatan mengatasi kekeringan rambut. Shampo untuk rambut kering, conditioner, serta creambath teratur bisa membantu mengatasi rambut kering yang rapuh. Gunakan jilbab dengan bahan halus yang tidak terlalu keras menggesek rambut. 



Ada banyak alasan untuk tidak mengenakan jilbab pada saat rambut basah. Pertama, rambut yang basah lebih rapuh daripada rambut kering. Terlalu banyak gesekan pada rambut basah bisa mengakibatkan mudah rontok. Kedua, rambut yang lembab tertutup menjadi tempat favorit munculnya ketombe. Ketiga, rambut basah yang menjadi lembap saat ditutup dengan kain bisa menyebabkan bau tidak sedap saat jilbab Anda dibuka. Jika terburu-buru, gunakan hairdryer untuk mengeringkan rambut. 



CARA MENGGUNAKAN JILBAB



Jilbab yang terlalu ketat membuat rambut dan kulit kepala sulit bernapas. Selain itu, sering kali terlalu ketat mengencangkan jilbab bisa menyebabkan sakit kepala. Gunakan lapisan dalam jilbab yang tidak terlalu sempit dan menekan rambut. Pilih lapisan dalam yang nyaman dengan bahan yang tidak membuat kulit kepala mudah panas. Beri ruang untuk rambut dan kulit kepala bernapas. Sirkulasi udara yang baik, bisa membantu membuat rambut dan kulit kepala lebih sehat. 



Hindari juga mengikat jilbab di bagian leher yang akan menghambat sirkulasi udara ke kepala. Sirkulasi udara yang baik akan membuat rambut dan kulit kepala lebih sehat. 



Seperti pernah dipelajari pada saat sekolah dasar, warna gelap paling banyak menyerap cahaya. Jika akan banyak terpapar panas sinar matahari, sebaiknya pilih jilbab dengan warna yang terang. Jilbab berwarna gelap menyerap panas secara maksimal dan memicu produksi keringat yang membuat rambut lembab. Gunakan warna terang lebih sering dan bahan yang mudah menyerap keringat agar kulit kepala lebih sehat. 



PERAWATAN



Jangan lupa menjaga kebersihan dan membersihkan rambut dan kulit kepala secara teratur. Kenali shampo yang tepat untuk jenis rambut Anda untuk hasil yang maksimal. Untuk yang memiliki rambut berminyak, usahakan untuk mencuci rambut dengan shampo setiap hari. Menjaga kebersihan dengan baik bisa memperkecil risiko kerusakan kulit kepala dan rambut Anda. 



Setiba di rumah, lepas jilbab Anda untuk memberi kepala kesempatan untuk bernapas. Ritual kecil yang simpel ini berpengaruh besar pada kesehatan rambut Anda. Memberikan udara segar pada rambut bisa membantu mengurangi kelembapan kulit kepala yang bisa menyebabkan kerontokan dan ketombe. 



Selain itu, usahakan untuk tidak mengikat rambut terlalu ketat saat mengenakan jilbab. Tarikan yang kuat pada kulit kepala bisa membuat rambut rapuh. Pilih pengikat rambut dengan bahan yang lembut untuk mengurangi ketegangan saat mengikat rambut. Gunakan penjepit rambut untuk membantu menjaga kerapihan rambut. 



Kesehatan rambut Anda sangat bergantung pada seberapa besar usaha untuk menjaganya. Untuk membuat rambut sehat dari dalam, jangan lupa konsumsi makanan yang mengandung zat besi, vitamin B-6, B-12, asam lemak omega-3, zinc, protein, dan vitamin C. Makanan seperti ikan salmon, kacang-kacangan, tiram, sayur bayam serta pisang bisa membantu menambah nutrisi rambut secara alami.

by. Puteri Fatia | Yahoo She